Beberapa tahun terakhir, tren adult coloring atau mewarnai
untuk orang dewasa tiba-tiba meledak. Buku-buku mewarnai yang
biasanya identik dengan anak-anak, kini tampil keren dengan motif mandala,
bunga rumit, hewan fantasi, sampai ilustrasi kota-kota dunia—dan laku keras!
Bahkan di beberapa toko buku, rak khusus "Adult Coloring Book" lebih
ramai daripada rak novel.
Awalnya banyak yang menganggap ini cuma tren iseng, atau sekadar hobi
lucu-lucuan. Tapi ketika makin banyak orang mencoba, barulah terasa: ternyata
mewarnai itu menenangkan, lho. Rasanya seperti jeda di tengah
ributnya hidup—nyaris seperti meditasi. Hobi ini menyentuh dua sisi kita
sekaligus: sisi kreatif dan sisi emosional yang seringnya kita abaikan karena
sibuk kerja, urusan rumah, atau tekanan hidup lainnya.
Artikel ini akan membahas kenapa mewarnai dewasa bisa jadi terapi anti stres
yang ampuh, apa saja manfaatnya, dan bagaimana memulainya tanpa perlu jadi
seniman.
.jpg)
Mewarnai Dewasa: Hobi Terapi Anti Stres yang Sedang Naik Daun
Dulu Kita
Suka Mewarnai, Kenapa Dewasa Malah Lupa?
Kalau kamu ingat masa kecil, mewarnai itu salah satu kegiatan favorit. Kita
bisa duduk berjam-jam dengan krayon, mencoret-coret apa pun yang ada. Tapi saat
mulai dewasa, kita berhenti. Mungkin karena dianggap kekanak-kanakan, mungkin
karena tidak ada waktu, atau mungkin karena kita terlalu sibuk mengejar hal-hal
“serius.”
Padahal, kemampuan menikmati hal sederhana adalah sesuatu yang tidak
seharusnya hilang saat kita bertambah usia. Dan hobi mewarnai dewasa seakan mengembalikan
rasa itu: rasa bebas, santai, dan tidak perlu mikirin apa-apa selain warna apa
yang mau dipilih.
Menariknya, dunia psikologi juga mengakui bahwa aktivitas ini bukan sekadar
nostalgia. Mewarnai memiliki efek terapeutik yang nyata: membuat pikiran fokus,
mengurangi stres, dan memberi ruang bagi otak untuk istirahat sejenak.
Apa sih
yang Bikin Mewarnai Dewasa Itu Menenangkan?
Banyak orang yang sudah rutin mewarnai bilang bahwa ada rasa “adem” dan
“tenang” yang muncul ketika mereka mulai mengisi pola-pola rumit dengan warna.
Berikut beberapa alasannya:
1. Mengalihkan Pikiran dari Stres
Saat mewarnai, fokus kita tertuju pada pola, garis, dan kombinasi warna.
Pikiran yang tadinya berputar-putar karena masalah kerja atau tekanan hidup
otomatis menyempit pada hal sederhana: warna apa yang cocok
untuk bagian ini?
Kita seperti menekan tombol “pause” pada kecemasan.
2. Efek Mindfulness yang Alami
Mewarnai membuat kita fokus pada momen saat ini, sama seperti meditasi.
Gerakan tangan yang stabil, repetitif, dan ritmis punya efek menenangkan bagi
tubuh dan pikiran.
Ini yang membuat mewarnai sering disebut sebagai mindfulness activity
yang menyenangkan.
3. Tidak Perlu Jago Seni tapi Tetap Kreatif
Salah satu hal paling menyenangkan dari mewarnai dewasa adalah: kamu
tidak perlu merasa “berbakat”. Polanya sudah tersedia. Kita
tinggal memilih warna dan mengisi. Rasanya seperti jadi seniman tanpa tekanan
harus menghasilkan karya bagus.
4. Memperbaiki Mood Secara Instan
Warna punya energi tersendiri. Ketika kita bermain dengan berbagai
warna—biru yang menenangkan, kuning yang cerah, hijau yang segar—ada pengaruh
kecil tapi nyata pada suasana hati.
Sering kali saat stres, mewarnai 10–15 menit saja sudah terasa seperti
istirahat yang panjang.
5. Mengurangi Ketegangan Tubuh
Aktivitas mewarnai biasanya membuat tubuh duduk rileks. Pergerakan tangan
yang halus dan konsisten dapat membantu otot bahu dan leher ikut tenang.
6. Mengaktifkan Sisi Otak yang Jarang Terpakai
Otak kiri kita biasanya sibuk dengan logika, kerja, data, dan tugas.
Mewarnai mengaktifkan otak kanan, bagian yang berurusan dengan kreativitas dan
imajinasi. Ketidakseimbangan ini yang sering bikin kita cepat lelah dan cemas.
Dengan mewarnai, kita memberikan ruang untuk “menyetel ulang” keseimbangan
mental.
Kenapa Banyak Orang Dewasa Kini
Suka Mewarnai?
Selain manfaat mentalnya, ada beberapa alasan kenapa tren ini makin
diminati:
1. Bisa Dilakukan di Mana Saja
Tidak perlu studio seni. Tidak perlu alat mahal. Cukup buku kecil dan pensil
warna—bisa dilakukan di kafe, di rumah, bahkan di kantor saat istirahat.
2. Tidak Ada Aturan
Tidak ada warna yang salah. Tidak ada teknik yang harus diikuti. Semua
sesuai selera dan suasana hati.
3. Hasilnya Bisa Jadi Dekorasi
Banyak orang kemudian membingkai hasil mewarnai mereka untuk dipasang di
dinding. Hasil pribadi itu punya nilai emosional yang besar.
4. Cocok untuk “Me Time”
Mewarnai membuat kita punya waktu berkualitas dengan diri sendiri. Kita
berhenti sejenak dari interaksi yang melelahkan, dan kembali menyelami pikiran
sendiri dengan cara yang lebih lembut.
5. Bisa Jadi Aktivitas Sosial
Beberapa komunitas bahkan membuat sesi mewarnai bareng. Selain saling
curhat, mereka bisa bertukar tips, warna, dan gaya.
Jenis Buku Mewarnai Dewasa yang
Populer
Kalau kamu baru mulai dan bingung memilih buku, ini beberapa kategori yang
paling disukai:
1. Mandala
Motif lingkaran dengan detail simetris. Banyak orang bilang motif ini paling
menenangkan.
2. Floral
Bunga, dedaunan, tanaman—pilihan paling aman dan mudah dinikmati.
3. Hewan dan Fantasi
Unicorn, burung, hutan tropis, hingga naga.
4. Ilustrasi Kota
Arsitektur Paris, Tokyo, Venesia, atau kota-kota imajinatif.
5. Pola Geometris
Cocok buat kamu yang suka sesuatu yang rapi, terstruktur, dan simetris.
Tips Memulai Hobi Mewarnai Dewasa
Walaupun terlihat sederhana, ada beberapa tips yang bisa membuat pengalaman
mewarnaimu lebih nyaman dan menyenangkan:
1. Gunakan Alat yang Nyaman, Bukan Mahal
Tidak perlu beli pensil warna puluhan ribu satuannya. Pensil biasa pun
cukup, yang penting warnanya keluar dengan baik.
2. Pilih Buku yang Sesuai Selera
Jangan beli buku yang rumit kalau kamu masih pemula. Biarkan proses ini
menyenangkan, bukan bikin frustrasi.
3. Mulailah dengan Waktu Singkat
Tidak perlu dua jam. 10–15 menit sehari pun sudah cukup membuat pikiran
lebih tenang.
4. Jangan Takut Salah Warna
Tidak ada warna jelek. Terkadang kombinasi yang tidak direncanakan justru
menghasilkan efek unik.
5. Nikmati Prosesnya, Jangan Kejar Selesai
Sama seperti hidup, mewarnai itu soal menikmati tiap langkah, bukan
buru-buru ke akhir.
Apakah
Mewarnai Bisa Benar-Benar Menjadi Terapi?
Banyak psikolog dan terapis seni (art therapist) mengatakan bahwa aktivitas
seni memang punya efek terapi. Mewarnai tidak bisa menggantikan terapi
profesional, tapi bisa menjadi alat bantu
untuk:
·
mengurangi kecemasan
·
membantu depresi ringan
·
memperbaiki fokus
·
membantu insomnia ringan
·
menenangkan pikiran setelah
hari berat
Buat banyak orang, sesi mewarnai menjadi semacam “ruang aman”—tempat di mana
mereka bisa bernapas tanpa tuntutan.
Manfaat Tambahan Yang Jarang
Dibahas
Selain menenangkan pikiran, hobi ini ternyata memberi manfaat lain yang
sering tidak kita sadari:
1. Meningkatkan Kesabaran
Kalau kamu tipe yang suka terburu-buru, mewarnai memaksamu untuk
pelan-pelan.
2. Mengurangi Screen Time
Ini sangat penting di zaman ketika kita terlalu lama menatap HP atau laptop.
3. Membuat Hidup Lebih Berwarna (Secara Harfiah)
Kita jadi lebih peka terhadap estetika, kombinasi warna, dan keindahan
sekitar.
Mewarnai
Sebagai Bentuk Cinta pada Diri Sendiri
Di tengah sibuknya jadwal harian, kesehatan mental sering jadi hal yang
tidak terlihat tetapi terasa dampaknya. Mewarnai memberikan kesempatan untuk menghadiahi
diri sendiri sesuatu yang simpel tapi bermakna: waktu. Waktu untuk
berhenti. Waktu untuk bernapas. Waktu untuk menikmati kehadiran diri sendiri.
Hobi ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari
hal-hal besar. Kadang cukup dari halaman kosong yang kita isi perlahan dengan
warna.
Akhir Kata: Mewarnai Adalah Jeda
yang Kita Butuhkan
Mungkin hidup tidak akan tiba-tiba menjadi mudah hanya dengan mewarnai. Tapi
hobi ini bisa menjadi tempat lembut di tengah kerasnya rutinitas. Ia memberikan
ruang untuk kita kembali menjadi diri sendiri—jauh dari tuntutan, jauh dari
ekspektasi, dan dekat dengan rasa damai.
Jadi kalau akhir-akhir ini kamu merasa capek, jenuh, atau terlalu banyak
pikiran, coba deh buka buku mewarnai. Ambil pensil warna. Dan biarkan dirimu
menikmati proses sederhana yang mungkin sudah lama kamu lupakan.
Siapa tahu, justru di halaman yang kamu warnai itulah kamu menemukan kembali
ketenangan yang selama ini kamu cari.
Selamat mewarnai—dan selamat merawat dirimu sendiri. 🎨💛
Tidak ada komentar:
Posting Komentar