Rabu, 23 Juli 2025

Hobi Bersepeda: Tips untuk Pemula

Hobi Bersepeda: Tips untuk Pemula

Bersepeda adalah salah satu hobi yang menyenangkan, menyehatkan, dan ramah lingkungan. Tidak hanya baik untuk kebugaran tubuh, bersepeda juga bisa menjadi sarana rekreasi dan transportasi sehari-hari. Bagi pemula, memulai hobi ini mungkin terasa sedikit menantang, tetapi dengan tips yang tepat, Anda bisa menikmati setiap perjalanan dengan nyaman dan aman.

Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai hal yang perlu diketahui oleh pemula dalam dunia bersepeda, mulai dari memilih sepeda yang sesuai, teknik dasar bersepeda, hingga tips menjaga keamanan selama di jalan. Mari kita mulai!

 

Hobi Bersepeda: Tips untuk Pemula

1. Memilih Sepeda yang Tepat

Sebelum memulai hobi bersepeda, langkah pertama adalah memilih sepeda yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Berikut beberapa jenis sepeda yang umum digunakan:

a. Sepeda Gunung (MTB - Mountain Bike)

·         Cocok untuk medan off-road, trek berbatu, atau jalan tanah.

·         Memiliki ban lebar dengan grip kuat untuk traksi yang baik.

·         Suspensi depan (hardtail) atau ganda (full suspension) untuk menahan guncangan.

b. Sepeda Road Bike

·         Dirancang untuk kecepatan di jalan aspal.

·         Rangka ringan, ban tipis, dan posisi tubuh condong ke depan untuk aerodinamis.

·         Cocok untuk bersepeda jarak jauh atau balap.

c. Sepeda Hybrid

·         Gabungan antara road bike dan mountain bike.

·         Cocok untuk pemula yang ingin bersepeda di berbagai medan.

·         Lebih nyaman dengan posisi tegak dan ban yang tidak terlalu tipis.

d. Sepeda Fixie/Single Speed

·         Sederhana dengan hanya satu gear, cocok untuk perkotaan.

·         Ringan dan mudah dirawat, tetapi kurang cocok untuk tanjakan.

e. Sepeda Lipat (Folding Bike)

·         Praktis untuk dibawa bepergian atau disimpan di ruang sempit.

·         Cocok untuk commuting di kota.

Tips Memilih Ukuran Sepeda:

·         Pastikan tinggi sepeda sesuai dengan postur tubuh Anda.

·         Saat duduk di sadel, kaki harus bisa menyentuh tanah dengan nyaman.

·         Pegang stang dengan nyaman tanpa harus membungkuk berlebihan.

 

2. Perlengkapan Penting untuk Pemula

Selain sepeda, ada beberapa perlengkapan yang wajib dimiliki untuk keamanan dan kenyamanan bersepeda:

a. Helm

·         Wajib digunakan untuk melindungi kepala dari cedera.

·         Pilih helm yang pas dan memiliki sertifikasi keamanan.

b. Sarung Tangan

·         Melindungi tangan dari lecet dan keringat.

·         Memberikan cengkeraman yang lebih baik pada stang.

c. Pakaian yang Nyaman

·         Gunakan bahan yang menyerap keringat (polyester atau spandex).

·         Celana bersepeda (cycling shorts) dengan bantalan untuk mengurangi gesekan.

d. Lampu dan Reflektor

·         Penting untuk bersepeda di malam hari atau kondisi gelap.

·         Reflektor membantu pengendara lain melihat Anda.

e. Botol Minum dan Tempatnya

·         Tetap terhidrasi selama bersepeda.

·         Pilih botol yang mudah dijangkau saat berkendara.

f. Pompa Angin dan Toolkit Dasar

·         Bawa pompa portable dan perlengkapan tambahan seperti kunci pas untuk perbaikan darurat.

 

3. Teknik Dasar Bersepeda untuk Pemula

Bersepeda tidak hanya sekadar mengayuh, tetapi juga membutuhkan teknik agar perjalanan lebih efisien dan aman.

a. Posisi Berkendara yang Benar

·         Punggung sedikit membungkuk (untuk road bike) atau tegak (untuk hybrid/MTB).

·         Siku sedikit ditekuk untuk menyerap guncangan.

·         Pandangan ke depan, jangan terlalu sering melihat ke bawah.

b. Cara Mengayuh yang Efisien

·         Gunakan gigi yang sesuai (ringan untuk tanjakan, berat untuk jalan datar).

·         Pertahankan kecepatan konstan untuk menghemat tenaga.

c. Teknik Pengereman

·         Gunakan rem depan dan belakang secara seimbang.

·         Hindari mengerem terlalu keras agar tidak tergelincir.

d. Menikung dengan Aman

·         Kurangi kecepatan sebelum belok.

·         Condongkan tubuh sedikit ke arah belokan.

e. Mengatasi Tanjakan dan Turunan

·         Tanjakan: Gunakan gigi rendah, pertahankan irama kayuhan.

·         Turunan: Kendalikan kecepatan, gunakan rem dengan hati-hati.

 

4. Tips Bersepeda Aman di Jalan Raya

Bersepeda di jalan raya membutuhkan kewaspadaan ekstra. Berikut tipsnya:

a. Patuhi Rambu Lalu Lintas

·         Berhenti di lampu merah, beri tanda saat belok.

b. Gunakan Jalur yang Tepat

·         Jika ada jalur sepeda, gunakanlah. Jika tidak, tetap di sisi kiri jalan.

c. Waspada dengan Kendaraan Lain

·         Jangan asumsikan pengendara lain melihat Anda.

·         Hindari blind spot mobil dan truk.

d. Gunakan Isyarat Tangan

·         Tunjukkan arah belok dengan tangan untuk komunikasi dengan pengendara lain.

e. Hindari Menggunakan Earphone

·         Penting untuk mendengar suara sekitar, seperti klakson atau kendaraan mendekat.

 

5. Merawat Sepeda agar Awet

Agar sepeda selalu dalam kondisi prima, lakukan perawatan berkala:

a. Bersihkan Rantai dan Gear

·         Gunakan sikat dan pelumas khusus sepeda.

b. Periksa Tekanan Ban

·         Ban yang kempes membuat kayuhan lebih berat dan berisiko bocor.

c. Cek Rem dan Baut

·         Pastikan rem berfungsi dengan baik dan semua baut terkencang.

d. Simpan di Tempat Kering

·         Hindari air hujan dan sinar matahari langsung untuk mencegah karat.

 

6. Bergabung dengan Komunitas Sepeda

Bergabung dengan komunitas sepeda bisa memberikan banyak manfaat:

·         Mendapat teman dengan hobi sama.

·         Belajar dari pesepeda yang lebih berpengalaman.

·         Ikut event touring atau charity ride.

 

7. Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan

Selain menyenangkan, bersepeda memiliki banyak manfaat kesehatan:

·         Meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru.

·         Membakar kalori dan membantu menurunkan berat badan.

·         Mengurangi stres dan meningkatkan mood.

·         Memperkuat otot kaki dan persendian.

 

Kesimpulan

Bersepeda adalah hobi yang seru dan bermanfaat. Dengan memilih sepeda yang tepat, menggunakan perlengkapan keamanan, mempelajari teknik dasar, dan menjaga keselamatan di jalan, Anda bisa menikmati setiap perjalanan dengan nyaman. Jangan lupa merawat sepeda secara berkala dan bergabung dengan komunitas untuk pengalaman yang lebih menyenangkan.

Selamat bersepeda dan tetap aman di jalan! 🚴‍💨

Apa pengalaman pertama Anda bersepeda? Bagikan di kolom komentar!

Selasa, 22 Juli 2025

Manfaat Jalan Pagi Setiap Hari

Manfaat Jalan Pagi Setiap Hari

Catatan Pahupahu

Bayangkan pagi yang masih sejuk, matahari baru saja menyingsing, udara bersih tanpa polusi kendaraan, dan suara burung berkicau menyambut hari. Di momen inilah, langkah-langkah kecil saat berjalan kaki membawa dampak besar bagi tubuh dan pikiran. Jalan pagi setiap hari bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan ritual sederhana yang menyimpan banyak manfaat luar biasa. Dalam catatan ini, saya ingin membagikan berbagai manfaat jalan pagi berdasarkan pengalaman pribadi, pengamatan sosial, dan dukungan dari berbagai penelitian ilmiah.


Manfaat Jalan Pagi Setiap Hari

1. Menyegarkan Tubuh dan Pikiran

Jalan pagi memberikan sensasi kesegaran yang sulit digambarkan. Ketika udara pagi masuk ke paru-paru, tubuh seperti mendapat asupan energi baru. Saya pribadi merasa lebih bugar dan bersemangat menjalani hari setelah berjalan kaki sekitar 30 menit setiap pagi. Oksigen yang bersih membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, membuat pikiran lebih jernih dan fokus.

Banyak orang mengira kopi adalah satu-satunya cara untuk melawan rasa kantuk di pagi hari. Tapi sebenarnya, jalan pagi bisa menjadi “kopi alami” bagi tubuh. Rasa kantuk perlahan hilang, digantikan oleh semangat yang muncul dari aktivitas fisik ringan yang menyenangkan.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu manfaat terbesar dari jalan pagi adalah menjaga kesehatan jantung. Aktivitas ini membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan denyut jantung secara stabil, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Menurut American Heart Association, berjalan kaki secara teratur selama minimal 30 menit sehari bisa mengurangi risiko penyakit jantung hingga 19%.

Bahkan bagi mereka yang sudah memiliki riwayat tekanan darah tinggi, jalan pagi bisa menjadi bagian dari terapi alami yang aman. Tentu saja, hasilnya tidak instan. Namun dengan konsistensi, efeknya sangat terasa dalam jangka panjang.

3. Meningkatkan Mood dan Kesehatan Mental

Tidak hanya tubuh, jalan pagi juga memberi dampak luar biasa pada kesehatan mental. Saat berjalan kaki, tubuh melepaskan hormon endorfin — zat kimia alami yang membuat kita merasa bahagia. Ini menjelaskan mengapa banyak orang merasa lebih tenang dan ceria setelah berjalan pagi.

Saya sendiri sering menggunakan waktu jalan pagi untuk merenung atau sekadar menikmati kesunyian. Dalam keheningan pagi, ide-ide baru sering muncul, dan perasaan cemas perlahan menghilang. Ini adalah waktu terbaik untuk berdamai dengan diri sendiri.

Bagi mereka yang mengalami stres, kecemasan, atau bahkan depresi ringan, jalan pagi bisa menjadi salah satu bentuk terapi non-medis yang cukup efektif. Tidak perlu ke gym mahal atau terapi rumit. Cukup keluar rumah, berjalan, dan biarkan alam berbicara.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi yang sedang dalam proses menurunkan berat badan, jalan pagi bisa menjadi langkah awal yang sangat baik. Meski tidak seintens olahraga kardio seperti lari atau HIIT, jalan pagi tetap efektif membakar kalori jika dilakukan secara konsisten.

Satu sesi jalan kaki selama 30 menit bisa membakar sekitar 150-200 kalori tergantung kecepatan dan berat badan. Jika dilakukan setiap hari, maka dalam sebulan sudah ada sekitar 4500-6000 kalori yang terbakar. Ini setara dengan mengurangi setengah kilogram lemak tubuh.

Dan yang terpenting, jalan pagi tidak membuat tubuh terlalu lelah, sehingga lebih mudah dipertahankan sebagai kebiasaan jangka panjang.

5. Meningkatkan Kualitas Tidur

Ada ironi menarik: semakin aktif di pagi hari, semakin mudah kita tidur di malam hari. Jalan pagi membantu mengatur ritme sirkadian — jam biologis tubuh — yang mengontrol kapan kita merasa mengantuk atau terjaga.

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang rutin jalan pagi memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Mereka lebih mudah tertidur, tidurnya lebih nyenyak, dan lebih segar saat bangun. Ini terjadi karena aktivitas fisik pagi hari membantu mengatur kadar hormon seperti melatonin dan kortisol.

Jika Anda sering mengalami insomnia atau sulit tidur, cobalah mulai dengan jalan kaki di pagi hari secara rutin. Anda akan merasakan perubahan dalam beberapa minggu.

6. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Aktivitas fisik ringan seperti jalan pagi bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tubuh menjadi lebih tangguh menghadapi virus dan bakteri. Hal ini terbukti dalam beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang rutin berjalan kaki memiliki risiko lebih rendah terkena flu atau infeksi ringan.

Saya pribadi jarang terkena flu atau pilek sejak mulai rutin jalan pagi. Mungkin bukan hanya karena udara segar, tapi juga karena tubuh secara keseluruhan menjadi lebih sehat dan aktif.

7. Membentuk Kebiasaan Positif

Jalan pagi bukan sekadar aktivitas, tapi bisa menjadi gerbang menuju kebiasaan baik lainnya. Misalnya, setelah rutin jalan pagi, saya jadi lebih peduli terhadap makanan yang saya konsumsi, lebih teratur minum air putih, dan bahkan termotivasi untuk tidur lebih awal.

Satu kebiasaan baik sering menular pada kebiasaan baik lainnya. Ini adalah efek domino yang sangat positif. Dan semua itu dimulai dari keputusan sederhana: bangun lebih pagi dan melangkah keluar rumah.

8. Waktu Berkualitas dengan Diri Sendiri atau Orang Lain

Jalan pagi juga bisa menjadi momen berharga untuk membangun hubungan. Jika dilakukan bersama pasangan, anak, atau sahabat, aktivitas ini bisa mempererat ikatan dan menjadi ajang berbincang ringan tanpa gangguan gadget.

Namun, jika dilakukan sendiri pun tetap bermanfaat. Justru sering kali, di waktu sepi inilah kita bisa lebih mendengar suara hati, merenungkan hal-hal penting dalam hidup, atau sekadar bersyukur atas nikmat yang ada.

9. Menyatu dengan Alam

Di era digital ini, kita semakin jarang terhubung dengan alam. Jalan pagi memberi kita kesempatan untuk menikmati keindahan alam secara langsung — sinar matahari yang hangat, embun di dedaunan, aroma rumput segar, atau pemandangan langit pagi yang menenangkan.

Alam memiliki kekuatan penyembuh tersendiri. Bahkan hanya 15 menit berada di luar ruangan hijau bisa menurunkan tekanan darah dan kadar stres. Jalan pagi adalah cara paling mudah untuk mendapatkan manfaat ini tanpa perlu pergi jauh.

10. Meningkatkan Produktivitas

Setelah jalan pagi, biasanya tubuh terasa lebih segar dan pikiran lebih fokus. Ini sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas kerja atau belajar sepanjang hari. Kita menjadi lebih siap menghadapi tantangan, lebih kreatif dalam berpikir, dan lebih cepat dalam mengambil keputusan.

Saya sering merasa bahwa hari-hari terbaik saya adalah hari-hari yang saya mulai dengan jalan pagi. Entah mengapa, semua hal terasa lebih mudah dijalani.

Penutup: Mulailah dengan Langkah Kecil

Manfaat jalan pagi tidak perlu diragukan lagi. Dari kesehatan fisik hingga kebugaran mental, dari menurunkan berat badan hingga meningkatkan semangat hidup — semuanya bisa didapat dari kebiasaan sederhana ini. Yang paling penting adalah konsistensi, bukan seberapa jauh atau cepat Anda berjalan.

Mulailah dengan langkah kecil. Mungkin hanya 10-15 menit sehari. Tidak perlu memaksakan diri. Yang penting adalah membiasakan tubuh untuk bergerak dan memberi waktu bagi pikiran untuk bernapas.

Jalan pagi bukan hanya olahraga, tapi juga bentuk perawatan diri. Ia adalah momen hening yang membawa banyak kebaikan. Di tengah kesibukan dunia, mungkin inilah waktu terbaik untuk kembali mengenal diri sendiri, menikmati hidup, dan tentu saja — menjaga kesehatan.

Selamat berjalan, selamat menyapa pagi. 🌿


Senin, 07 Juli 2025

Hobi Membuat Sabun Handmade: Bersih-Bersih Sekaligus Berkreasi

Hobi di Rumah

Halo, Sobat Pahupahu!

Pernah nggak kamu kepikiran bahwa sesuatu yang sehari-hari kita pakai — sabun mandi — ternyata bisa kita buat sendiri? Dan bukan cuma sekadar sabun biasa, tapi sabun yang cantik, wangi, alami, dan tentunya… hasil kreasi tanganmu sendiri. Yup, membuat sabun handmade saat ini sedang jadi hobi baru yang digandrungi banyak orang.

Dari sekadar aktivitas mengisi waktu luang, hobi ini bisa berkembang jadi gaya hidup sehat, kegiatan terapeutik, bahkan peluang bisnis yang menjanjikan. Yang paling asyik? Kamu bisa menentukan sendiri aroma, warna, dan bahan-bahan yang masuk ke dalam sabunmu.

Nah, di artikel kali ini, kita akan bahas:

·         Kenapa membuat sabun handmade layak dicoba

·         Jenis-jenis metode pembuatan sabun

·         Bahan dan alat yang dibutuhkan

·         Langkah-langkah dasar membuat sabun handmade

·         Tips eksperimen aroma dan warna

·         Plus, peluang menjadikan hobi ini sebagai usaha kecil dari rumah

Yuk, kita kupas satu per satu, biar kamu bisa mulai menciptakan sabun unik versimu sendiri!

 

Kenapa Membuat Sabun Handmade Itu Seru?

Di tengah gempuran produk pabrik yang massal dan penuh zat kimia, banyak orang mulai tertarik pada produk alami, organik, dan handmade. Membuat sabun sendiri di rumah punya banyak manfaat, lho:

🧼 1. Lebih Sehat untuk Kulit

Sabun buatan sendiri bisa kamu sesuaikan dengan jenis kulitmu. Kamu bisa pakai minyak alami, herbal, atau bahan-bahan yang lembut tanpa tambahan deterjen keras.

🎨 2. Bisa Jadi Media Kreatif

Mau sabun warna pelangi? Sabun bentuk bunga? Sabun dengan aroma kopi dan kayu manis? Semuanya bisa kamu kreasikan sesuai selera.

🧘‍️ 3. Menenangkan Pikiran

Proses membuat sabun cukup ritmis dan menyenangkan. Aroma minyak esensial yang menyebar saat proses pencampuran bisa bikin pikiran jadi rileks dan fokus.

💰 4. Berpotensi Jadi Produk Jualan

Sabun handmade termasuk produk yang mudah dipasarkan, apalagi jika dikemas dengan cantik dan diklaim menggunakan bahan alami.

 

Jenis-Jenis Metode Membuat Sabun Handmade

Sebelum mulai, kamu perlu tahu bahwa ada beberapa metode membuat sabun, dan masing-masing punya keunikan tersendiri.

1. Melt and Pour (Leleh dan Tuang) – Cocok untuk Pemula

Metode ini paling mudah. Kamu cukup melelehkan sabun dasar (soap base), lalu menambahkan bahan-bahan seperti pewarna, minyak esensial, atau scrub. Setelah itu tuang ke cetakan dan biarkan mengeras.

2. Cold Process (Proses Dingin) – Lebih Otentik

Kamu membuat sabun dari nol: mencampur minyak dan soda api (NaOH). Hasilnya adalah sabun padat yang membutuhkan waktu curing (pengeringan) selama 3-6 minggu.

3. Hot Process (Proses Panas) – Mirip Cold Process tapi Lebih Cepat

Metodenya mirip dengan cold process, tapi campuran sabun dimasak sampai proses saponifikasi selesai. Hasilnya bisa digunakan lebih cepat.

Kalau kamu baru memulai, metode melt and pour adalah pilihan paling aman dan praktis.

 

Alat dan Bahan Membuat Sabun Handmade (Melt & Pour)

Alat:

·         Pisau untuk memotong sabun dasar

·         Wadah tahan panas (bisa dari kaca atau stainless)

·         Panci untuk teknik double boiler

·         Sendok kayu atau spatula

·         Cetakan sabun (bisa silikon, plastik, atau bekas cetakan es)

Bahan Utama:

·         Soap base (sabun dasar): bisa pilih base transparan, putih susu, aloe vera, shea butter, goat milk, dll.

·         Minyak esensial (essential oil): lavender, peppermint, lemon, tea tree, dst.

·         Pewarna alami (opsional): bubuk kunyit, spirulina, cocoa powder, charcoal.

·         Additive alami (opsional): madu, kopi bubuk, oat, bunga kering, susu kambing, dll.

·         Alkohol semprot: untuk menghilangkan gelembung di permukaan sabun.

 

Langkah-Langkah Membuat Sabun Handmade (Melt & Pour)

Berikut proses sederhana yang bisa kamu coba sendiri di rumah:

1. Potong Sabun Dasar

Potong kecil-kecil soap base supaya lebih mudah dan cepat meleleh.

2. Lelehkan Soap Base

Gunakan teknik double boiler: letakkan potongan sabun di wadah kaca, lalu taruh di atas panci berisi air mendidih. Aduk perlahan hingga meleleh.

3. Tambahkan Pewarna dan Aroma

Setelah meleleh, angkat dari panas. Masukkan beberapa tetes minyak esensial dan pewarna. Tambahkan juga bahan tambahan seperti kopi, oatmeal, atau bunga kering jika diinginkan.

Tips: Gunakan maksimal 3% essential oil dari total berat sabun agar aman untuk kulit.

4. Tuang ke Cetakan

Tuang sabun cair ke cetakan. Semprot permukaan dengan alkohol agar tidak ada gelembung.

5. Diamkan dan Lepaskan dari Cetakan

Biarkan sabun mengeras selama 4–6 jam di suhu ruangan, atau masukkan ke kulkas 30 menit untuk mempercepat. Setelah keras, keluarkan dari cetakan.

Tada! Sabun handmade pertamamu siap dipakai!

 

Eksperimen Aroma dan Warna

Kamu bisa bereksperimen dengan kombinasi bahan dan aroma:

Kombinasi Aroma

Efek yang Dihasilkan

Lavender + Chamomile

Menenangkan, bantu tidur

Lemon + Mint

Menyegarkan, meningkatkan energi

Kopi + Kayu Manis

Hangat, cocok untuk pagi hari

Rose + Vanila

Romantis, lembut di kulit

Tea Tree + Charcoal

Membersihkan kulit, antibakteri

Untuk pewarna alami:

·         Kunyit: warna kuning

·         Cocoa powder: coklat alami

·         Spirulina: hijau muda

·         Charcoal: abu-abu kehitaman

·         Bunga rosella kering: merah muda

 

Ide Kemasan dan Hadiah

Selain untuk penggunaan pribadi, sabun handmade juga cocok banget dijadikan hadiah!

Beberapa ide kemasan kreatif:

·         Bungkus dengan kertas daur ulang + tali rami

·         Masukkan dalam kotak kraft + stiker nama

·         Sertakan tag aroma dan manfaat sabun

·         Buat sabun huruf atau bentuk hati untuk kesan personal

 

Menjadikan Hobi Ini Sebagai Usaha

Setelah kamu mahir membuat sabun handmade, kamu bisa mulai menjualnya secara online. Banyak orang lebih tertarik membeli sabun alami dibanding sabun pasaran biasa.

Langkah awal untuk berjualan:

·         Tentukan niche: sabun herbal, sabun bayi, sabun skincare, dll.

·         Buat branding unik: nama produk, desain logo, kemasan.

·         Manfaatkan Instagram dan marketplace.

·         Foto produk dengan pencahayaan yang baik dan estetis.

·         Berikan edukasi tentang manfaat sabun alami di caption/postingan.

 

Penutup: Meracik Kebersihan dan Kreativitas di Tanganmu

Sobat Pahupahu, membuat sabun handmade bukan hanya tentang bersih-bersih. Ini adalah perpaduan antara ilmu, seni, dan cinta. Proses mencairkan, mencampur, mencetak, dan melihat hasil akhirnya membawa sensasi puas tersendiri.

Dan yang paling penting: kamu tahu apa yang masuk ke dalam sabun yang kamu pakai setiap hari. Nggak ada bahan kimia aneh, nggak ada pewangi sintetis. Semua berasal dari pilihan kamu sendiri.

Jadi, yuk mulai dari sekarang! Kumpulkan bahan, tentukan aroma favoritmu, dan ciptakan sabun pertama yang kamu buat dengan tangan dan hati.
Kalau kamu sudah mencobanya, jangan lupa cerita di kolom komentar blog Catatan Pahupahu. Bisa juga tag foto sabun buatanmu di Instagram, siapa tahu kami repost!